Rabu, 30 Juni 2010

Mengatasi Uban di Usia Muda

Rambut putih yang menghiasi kepala identik dengan usia lanjut. Ada pula yang mengaitkannya dengan sikap bijaksana. Namun bila hela-helai uban itu datang lebih cepat, tak jarang bikin bingung. Orang pun sibuk menutupinya dengan segala cara. Mengapa uban tumbuh sebelum waktunya?

* Kurang B12
Macetnya produksi pigmen karena stres ini bersifat sementara. Bila tubuh sudah tidak mengalami stress, produksi pigmen kembali lancar.
Oleh karena itu atur keseimbangan waktu untuk bekerja, istirahat dan rekreasi. Dengan demikian stres bisa diatasi dengan baik dan rambut beruban sebelum waktunya bisa dicegah.
Konsumsi makanan yang mengandung vitamin B12 juga akan menghambat pertumbuhan uban.
konsumsi gizi yang cukup pun bisa saja tidak bermanfaat bila terjadi gangguan pencernaan. Misalnya ada luka di lambung. Gangguan pencernaan membuat metabolisme berlangsung tidak semestinya, sehingga makanan bergizi terbuang percuma.

* Faktor Keturunan
Selain kedua hal di atas, faktor keturunan adalah penyebab munculnya uban di usia muda yang paling umum.
Informasi tentang rambut putih yang tumbuh lebih dini itu tersimpan di dalam gen. Ini berarti bila orangtua dan kerabat dekat mulai beruban di usia belia, kemungkinan untuk cepat beruban akan lebih besar.
“Orang yang mendapat gangguan penyakit berat mempunyai kecenderungan untuk beruban sebelum waktunya.” ungkapnya. Gangguan karena kelainan metabolisme, kelainan imunitas, kelainan hormonal, sinar X, keracunan logam berat, dan gangguan ginjal berkontribusi menambah jumlah uban di kepala.
Kelainan metabolisme menyebabkan fenil analin yang terdapat pada asam amino tidak dimetabolisme dengan baik sehingga menimbulkan uban. Pada gangguan kelainan imunitas terjadinya uban mirip dengan vitiligo.
Vitiligo, penyakit yang diderita Michael Jackson, adalah timbulnya bercak putih di kulit karena rusaknya pigmen. Sel pigmen dirusak oleh sel-sel daya tahan tubuh sehingga kehilangan warna.
Gaya hidup yang tidak sehat juga punya kontribusi mempercepat tumbuhnya uban. Dokter Wirda menilai kebiasaan merokok menghambat aliran zat-zat gizi yang dibutuhkan tubuh yang dibawa dalam peredaran darah. “Merokok tidak hanya menyebabkan rambut beruban sebelum waktunya, dan secara keseluruhan merugikan kesehatan,” tandasnya.

* Kinerja Ginjal
Berkurangnya produksi pigmen rambut sehingga menimbulkan ubanan adalah hal yang wajar saat usia memasuki akhir 30-an atau awal 40-an.
Menurut akupunturis dan ahli tanaman obat Putu Oka Sukanta, rambut pria mulai ditumbuhi uban pada usia 40-an. Sementara rambut wanita mulai beruban pada usia pertengahan 30.
Dari segi akupuntur tumbuhnya uban di usia muda menunjukkan kinerja ginjal dan paru-paru yang berfungsi kurang optimal. “Fungsi ginjal dan organ tubuh lain pada pria dan wanita paruh baya sudah tidak optimal lagi, sehingga tumbuhnya uban di kepala mereka adalah wajar,” jelas Putu Oka.
Menurutnya faktor eksternal juga mempercepat tumbuhnya uban di usia muda. Faktor eksternal tersebut adalah penggunaan minyak rambut, cat rambut, jenis-jenis makanan tertentu serta polusi.
Penggunaan minyak dan cat rambut tidak hanya mengenai rambut tetapi meresap ke dalam pori-pori kulit kepala. “Zat-zat kimia yang terkandung dalam minyak dan cat rambut mempengaruhi kesehatan rambut,” kata Putu Oka.
Dia tidak menyarankan untuk mencabuti uban karena menurutnya kulit kepala penuh dengan susunan syaraf. Memilih cat rambut juga harus cermat karena kecocokan kulit kepala setiap orang dengan cat rambut berbeda-beda. Ia menyarankan beberapa cara alami untuk mengatasi uban yang tumbuh sebelum waktunya, yaitu dengan olahnapas, meditasi, olahraga dan akupresur.
Dari sisi makanan ia menganjurkan untuk mengkonsumsi sumber pangan yang berkhasiat menguatkan ginjal serta paru-paru. Pemakaian minyak rambut alami yang dibuat dari minyak wijen, kemiri, atau cem-ceman daun mangkokan serta daun dan bunga sepatu juga sangat baik untuk memperlambat uban.
“Minyak tersebut dioleskan pada kulit kepala. Pengolesan yang disertai pemijatan kulit kepala yang benar dapat memperlancar energi chi di kepala,” imbuhnya.
Tak lupa Putu Oka juga menyarankan pemakaian sampo yang mengandung bahan alami dan tidak terlalu banyak mengandung soda. Selama ini orang menganggap sampo yang baik adalah yang banyak busanya. Padahal banyak busa berarti banyak soda dan justru tidak sehat untuk rambut.

Makanan yang disarankan:
Jus wortel dan tomat
Jus wortel dan bayam ditambah wijen
Jus melon dan aneka buah yang mengandung vitamin C
Daun pantago (ki urat)
Daun pegagan

Makanan yang dihindari:
Kacang hijau
Taoge
Selada
Sawi-sawian
Sirsak
Duku
Lidah buaya
Santan
Makanan yang mengandung bahan pengawet, pewarna, gula, serta bahan kimia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar